Bhayangkaraglobalnews.com – Polres Tasikmalaya terus berinovasi untuk meningkatkan keamanan masyarakat dengan meluncurkan sistem keamanan berbasis elektronik atau E-Siskamling. Sistem ini merupakan inisiatif Polsek Leuwisari yang mengandalkan teknologi CCTV untuk pengawasan di titik-titik rawan kejahatan. Peluncuran E-Siskamling dilakukan bersamaan dengan apel penghargaan untuk personel berprestasi dan pengumuman juara lomba Satkamling 2024 di halaman Mapolres Tasikmalaya, Senin, 6 Januari 2025.
E-Siskamling: Inovasi Keamanan Berbasis Teknologi
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menjelaskan bahwa E-Siskamling adalah sistem keamanan berbasis pemantauan CCTV yang telah dipasang di 11 titik rawan di wilayah hukum Polsek Leuwisari.
“Dengan adanya sistem ini, pengawasan di wilayah Polsek Leuwisari diharapkan lebih efektif dan dapat menjadi contoh bagi polsek lain di wilayah hukum Polres Tasikmalaya,” ujar Haris.
E-Siskamling dikembangkan oleh Kapolsek Leuwisari, IPTU Pramono Adi Sayang Buana, dengan dukungan dari H. M. Fikri. Sistem ini menjadi salah satu wujud nyata inovasi dalam menjaga keamanan masyarakat di era digital.

Desa Kawitan Raih Juara 2 Lomba Satkamling 2024
Pada kesempatan yang sama, Desa Kawitan berhasil meraih Juara 2 Lomba Satkamling 2024 atas dedikasinya dalam mendukung keamanan lingkungan. Desa Kawitan dinilai aktif dalam mengembangkan sistem keamanan lingkungan, mulai dari meningkatkan partisipasi warga hingga optimalisasi pos kamling.

Kapolres Tasikmalaya mengapresiasi upaya Desa Kawitan dalam menjaga keamanan wilayahnya. “Desa Kawitan menunjukkan bahwa kerjasama masyarakat dengan kepolisian adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambah Haris.
Kepala Desa Kawitan menyampaikan rasa bangga atas penghargaan ini. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan partisipasi warga dan memanfaatkan teknologi seperti CCTV di pos kamling,” ujarnya.

Penghargaan dan Rencana Pengembangan E-Siskamling
Selain Desa Kawitan, penghargaan juga diberikan kepada beberapa pihak, di antaranya:
- IPTU Pramono Adi Sayang Buana dan H. M. Fikri, atas kontribusi dalam pengadaan dan pemasangan CCTV untuk mendukung E-Siskamling.
- Personel Polsek Leuwisari, seperti Bripka Sonny Tirtayasa dan Bripka Nana Karsana, atas keberhasilan mengungkap kasus curanmor.
- Aipda Andri Alvaeri dari Sat Lantas, atas dedikasi dalam pengelolaan laporan materil online.
Kapolsek Leuwisari, IPTU Pramono Adi Sayang Buana, juga memaparkan rencana pengembangan E-Siskamling pada tahun 2025. Rencananya, 20 desa di Kecamatan Leuwisari, Padakembang, dan Sariwangi akan dilengkapi dengan masing-masing 10 titik CCTV untuk memperkuat pengawasan.
“Semoga inovasi ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” ujar Pramono.
Dengan E-Siskamling dan partisipasi aktif masyarakat seperti Desa Kawitan, Polres Tasikmalaya optimis dapat mewujudkan keamanan dan ketertiban yang lebih baik di wilayahnya.





