KEJADIAN MENONJOL: PENEMBAKAN OLEH KABAG OPS POLRES SOLOK SELATAN TERHADAP KASAT RESKRIM POLRES SOLOK SELATAN

POLRI372 Dilihat

Bhayangkaraglobalnews.com – Solok Selatan | Sebuah insiden penembakan yang melibatkan dua perwira Polres Solok Selatan terjadi pada Jumat dini hari (22/11), sekitar pukul 00.43 WIB, di area parkir Polres Solok Selatan, Jorong Bukit Malintang Barat, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan mengejutkan lingkungan kepolisian setempat. (Jumat, 22 November 2024).

Penembakan ini berawal dari penangkapan pelaku tambang galian C yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Solok Selatan. Setelah pelaku diamankan di ruang Reskrim untuk pemeriksaan, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan, AKP Ulil Ryanto Anshari, S.I.K., M.H., mendapat telepon dari Kabag Ops, AKP Dadang Iskandar, S.H., terkait proses penangkapan tersebut. Selang beberapa waktu, terdengar suara tembakan dari area parkir. Ketika personel keluar untuk memeriksa, ditemukan Kasat Reskrim telah tergeletak dengan luka tembak di bagian kepala, yaitu pelipis kanan dan pipi kanan.

Pelaku penembakan diduga adalah Kabag Ops Polres Solok Selatan, yang menggunakan senjata api pendek jenis pistol HS dengan nomor seri 260139. Setelah kejadian, kendaraan dinas Isuzu Dmax yang digunakan Kabag Ops terlihat meninggalkan lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan awal, pihak kepolisian mengamankan beberapa barang bukti, yakni dua selongsong peluru kaliber 9 mm yang ditemukan di ruang identifikasi dan tujuh selongsong peluru kaliber 9 mm lainnya dari rumah dinas Kapolres. Selain itu, sebuah mobil Toyota Rush berwarna hitam dengan nomor pelat B 1215 QH juga diamankan di lokasi.

Dua saksi yang berada di tempat kejadian adalah Aipda Tomi Yudha T., Kanit Tipidter Sat Reskrim, dan Briptu Satryadi, Banit Tipidter Sat Reskrim Polres Solok Selatan. Keterangan awal mengindikasikan bahwa penembakan ini diduga dilatarbelakangi ketidaksenangan Kabag Ops terhadap tindakan penangkapan yang dilakukan oleh Sat Reskrim.

Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas terdekat untuk penanganan medis awal dan direncanakan akan dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kota Padang. Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian, melakukan identifikasi forensik, dan meluncurkan operasi pencarian intensif terhadap Kabag Ops, yang melarikan diri setelah insiden tersebut.

Kapolres Solok Selatan menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan. “Kami memastikan akan mengungkap kebenaran dalam peristiwa ini serta memberikan keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Pihak kepolisian akan terus memberikan informasi terbaru terkait perkembangan kasus ini. Kejadian ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya profesionalisme dan penegakan hukum di lingkungan kepolisian.