Hitung Kerugian Rusuh di Cirebon, Inspektorat: Lebih dari Rp8 Miliar, Belum Termasuk Barang Hilang

AKSI DEMO117 Dilihat

Bhayangkaraglobalnews.com – CIREBON | Inspektorat Kabupaten Cirebon mencatat perkiraan awal kerugian akibat kerusuhan di Gedung DPRD Cirebon pada Sabtu, 30 Agustus 2025, mencapai lebih dari Rp8 miliar. Inspektur Pembantu Inspektorat Kabupaten Cirebon, Eni Seniwati, menjelaskan bahwa angka ini baru sebatas estimasi untuk kerusakan bangunan utama, sementara pendataan barang inventaris masih berlangsung.

Sebuah tim gabungan yang terdiri dari ahli aset daerah telah melakukan inventarisasi sejak sehari setelah kejadian dan diperkirakan akan memakan waktu 10 hari. Proses ini lebih rumit karena harus dilakukan secara rinci, terutama untuk aset non-bangunan seperti komputer dan dokumen. Hasil inventarisasi ini nantinya akan diserahkan kepada Bupati Cirebon dan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk menjadi dasar rencana pemulihan aset.

Menurut Eni, kerugian ini akan menambah beban fiskal daerah, dan pemerintah harus mengalokasikan kembali anggaran untuk perbaikan. Ia menegaskan bahwa hasil akhir inventarisasi akan diumumkan ke publik untuk menjamin transparansi.

Data awal dari Pemkab Cirebon memperkirakan total kerugian di lingkungan DPRD bisa mencapai Rp10 miliar, ditambah Rp492 juta untuk aset milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Bupati Cirebon, Imron, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran di beberapa dinas agar perbaikan dapat dilakukan tanpa mengorbankan program pembangunan prioritas lainnya seperti perbaikan jalan dan pelayanan dasar.