Ketua Umum PP ITMI Ucapkan Selamat atas Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU

Berita Umum29 Dilihat

Bhayangkaraglobalnews.com – Jakarta | Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (PP ITMI), Ust. H. Yogi Madsuni, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.

KH Abdul Hakim Mahfudz, atau yang akrab disapa Gus Kikin, ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU melalui musyawarah mufakat yang dilakukan oleh sembilan kiai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Sebelumnya, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tersebut memperoleh dukungan tertinggi dalam proses penjaringan bakal calon Ketua Umum PBNU dengan meraih 472 suara.

Ust. H. Yogi Madsuni berharap kepemimpinan baru PBNU dapat terus menghadirkan kemaslahatan bagi umat sekaligus membuka ruang yang semakin luas bagi penyandang disabilitas, khususnya tunanetra Muslim di seluruh Indonesia.

“Semoga Nahdlatul Ulama terus membawa kemaslahatan bagi umat, termasuk para penyandang disabilitas tunanetra Muslim di Indonesia. Agar sistem pendidikan inklusif dalam beragama terus kita bangun dengan saling bergandengan tangan, bahu-membahu, memberikan kemaslahatan bagi umat,” kata Ust. H. Yogi Madsuni.

ITMI Berharap Kolaborasi dengan PBNU Semakin Diperkuat

Ust. H. Yogi Madsuni juga berharap kepemimpinan KH Abdul Hakim Mahfudz dapat membuka ruang kolaborasi yang semakin luas antara PBNU dan ITMI dalam berbagai program keumatan.

Salah satu program yang secara khusus diharapkan memperoleh dukungan adalah upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an Braille bagi penyandang disabilitas netra Muslim.

“Kami mohon dukungan atas program kerja ITMI, baik dalam program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an Braille, kemudian dalam bidang ekonomi, serta kegiatan lain yang kita rencanakan. Semoga ke depan ITMI dapat bersama-sama bermajelis dan bersinergi dengan PBNU,” ujar Ust. H. Yogi Madsuni.

Muktamar Ke-35 NU juga menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan KH Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum PBNU untuk masa khidmah 2026–2031.

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menutup rangkaian Muktamar Ke-35 NU pada Senin (31/8/2026), setelah kegiatan tersebut berlangsung sejak 27 Agustus 2026.

Bagi ITMI, kepemimpinan baru PBNU diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama dalam menghadirkan kehidupan beragama yang semakin inklusif. Hal tersebut antara lain melalui perluasan akses penyandang disabilitas netra terhadap pendidikan Al-Qur’an Braille serta penguatan program pemberdayaan ekonomi.

Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, ITMI berharap sinergi dengan PBNU dapat terus berkembang dalam menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi penyandang disabilitas netra sekaligus memperkuat kemaslahatan umat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan