Bhayangkaraglobalnews.com – BANDUNG | Lapangan Sepak Bola Putra Padjajaran Gunung Leutik, Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, menjadi saksi semangat kebersamaan dalam Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-127 Tahun 2026, Selasa (10/2). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.50 WIB tersebut diikuti sekitar 450 peserta dari berbagai unsur. Selasa (10 Februari 2026)

Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Pembukaan TMMD ini menandai dimulainya kolaborasi strategis antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam memperkuat pembangunan berbasis desa.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Daerah
TMMD merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Program ini dirancang untuk memperkuat fondasi pembangunan wilayah pedesaan, meningkatkan konektivitas ekonomi, mendukung sektor pertanian, serta mengoptimalkan potensi pariwisata lokal, khususnya di Desa Cipelah dan sekitarnya.
Sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama dalam membangun desa secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Desa sebagai Pilar Utama Pembangunan
Dalam amanatnya, Bupati Dadang Supriatna menegaskan bahwa tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” selaras dengan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bandung.
Menurutnya, desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Pembangunan yang berdampak nyata harus dimulai dari tingkat paling bawah, dengan partisipasi aktif masyarakat.
Untuk mendukung program TMMD dan Karyabakti TNI, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui APBD Tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar bagi 9 desa prioritas. Di Desa Cipelah, sasaran fisik utama adalah pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter, lebar 3 meter, dan tebal 15 sentimeter.

Pembangunan jalan ini diharapkan mampu memperlancar akses distribusi hasil pertanian sekaligus membuka peluang pengembangan potensi wisata alam yang dimiliki desa tersebut. Program ini juga mendukung misi peningkatan infrastruktur yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
Upacara Khidmat dan Penuh Makna
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat dengan susunan perangkat yang profesional. Rangkaian acara meliputi laporan perwira upacara, pemeriksaan pasukan, penyematan tanda peserta, penyerahan alat kerja secara simbolis, penandatanganan berita acara, hingga penutup dengan doa dan hymne kebesaran.
Pasukan upacara terdiri dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Linmas, organisasi masyarakat, hingga pelajar SMA dan SMP se-Kecamatan Rancabali. Keberagaman ini mencerminkan semangat gotong royong lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa.

Dukungan Program Sosial dan Ekonomi
Selain pembangunan infrastruktur, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung turut memberikan bantuan simbolis kepada masyarakat, antara lain:
-
Bantuan pembangunan rumah tidak layak huni
-
1.000 benih lele dan 100 kg pakan
-
Perlengkapan olahraga
-
Alat permainan edukatif untuk PAUD
-
Bibit domba
-
Bantuan pangan
-
Pemberian makanan tambahan bagi masyarakat
Kegiatan juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-6 Kodim 0624/Kabupaten Bandung, yang ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati kepada Dandim 0624.

Peninjauan Langsung ke Lokasi Program
Usai upacara, Bupati beserta jajaran meninjau sejumlah titik kegiatan, di antaranya UMKM lokal, layanan administrasi One Day Service, penanaman pohon oleh Dinas Lingkungan Hidup, pembangunan rumah layak huni, serta lokasi pembangunan jalan beton sebagai proyek utama TMMD.

Menuju Model Pembangunan Desa Berkelanjutan
Pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 di Desa Cipelah diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menjadi contoh praktik pembangunan desa yang efektif dan berkelanjutan.
Bupati Dadang menekankan pentingnya dedikasi, profesionalisme, serta keselamatan kerja dalam pelaksanaan program ini. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat gotong royong demi kemajuan Desa Cipelah dan Kabupaten Bandung secara keseluruhan.







