Aries Syahbudin Jadi Kakorlantas, Bawa Pengalaman Pengamanan Mudik

POLRI22 Dilihat

Bhayangkaraglobalnews.com – JAKARTA | Brigjen Pol. Dr. Aries Syahbudin, S.I.K., S.H., M.Hum., resmi menjabat Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri menggantikan Irjen Pol. Wibowo. Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/10/2026).

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026. Aries merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994 dengan pengalaman di bidang operasional dan keselamatan lalu lintas.

Sebelum memimpin Korlantas, ia pernah menjabat Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah dan Polda Sulawesi Selatan. Di tingkat pusat, riwayat penugasannya mencakup Kasubdit Audit dan Inspeksi Ditkamsel, Kabag Ops, serta Penata Kebijakan Kapolri Utama Tingkat II Korlantas Polri.

Saat menjabat Kabag Ops, Aries terlibat dalam persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru serta arus mudik dan balik Lebaran. Perannya mencakup kesiapan sistem kendali, komunikasi, dan pengarahan personel.

Dalam persiapan Operasi Ketupat 2025, perhatian diarahkan pada pemetaan titik rawan, antisipasi kepadatan, dan kesiapan rekayasa lalu lintas. Pemantauan berbasis data dan teknologi digunakan untuk mendukung respons terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Menurut evaluasi Korlantas yang diberitakan Liputan6, angka kecelakaan selama Operasi Ketupat 2025 turun 31 persen, sedangkan jumlah korban meninggal dunia berkurang 53 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil penyelenggaraan operasi bersama, dengan Aries sebagai salah satu pejabat yang terlibat dalam pengamanan.

Pemberitaan mengenai profilnya juga menyebut Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi penyelenggaraan mudik 2025 sebagai yang terbaik sepanjang sejarah. Penilaian itu merujuk pada pelaksanaan mudik secara keseluruhan.

Selain pengamanan mudik, Aries terlibat dalam persiapan penanganan kendaraan dengan dimensi atau muatan berlebih, dikenal sebagai over dimension over loading (ODOL). Pendekatan yang dijelaskan mencakup sosialisasi, peringatan, dan penegakan hukum, dengan pelibatan pengemudi, pemilik kendaraan, serta pelaku usaha.

Persiapan menuju Zero ODOL 2027 menjadi salah satu agenda yang berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan. Pengalaman Aries dari daerah hingga pusat kini menjadi bekal untuk melanjutkan pelayanan dan pengamanan lalu lintas nasional.

Tinggalkan Balasan