Bhayangkaraglobalnews-com Selasa 16 Agustus 2022 pegiat anti korupsi dari GPHN-RI Jakarta BB Mendatangi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat,
Setelah keluar dari gedung kejati Jawa Barat Ketum GPHN-RI menyampaikan kepada awak media,
Baru saja saya membuat laporan terkait temuan alat bukti suap dalam pengadaan APD tahun 2022,
Suap itu di lakukan oleh seorang warga keturunan guna mendapatkan proyek hampir 4 Miliyar dan nilai suapnya satu miliyar lebih,
Untuk itu saya meminta kawan2 media dan seluruh pegiat anti korupsi Jawa Barat mengawal dan mendukung Kejati Jawa barat untuk menindak lanjuti laporan saya ini untuk menyelamatkan uang Negara,
Yang terakhir yang ingin saya sampaikan selanjutnya kita sama2 tunggu perkembangan penyelidikan yang di lakukan oleh kejati Jawa Barat dan dia berharap laporan ini bisa secepatnya menjadi Perkara.











