Teknologi AI Mulai Dimanfaatkan untuk Mendukung Deteksi Dini pada Sistem Keamanan Elektronik

TEKNOLOGI61 Dilihat

Bhayangkaraglobalnews.com |BANDUNG – Teknologi AI Mulai Dimanfaatkan untuk Mendukung Deteksi Dini pada Sistem Keamanan Elektronik

BhayangkaraGlobalNews.com | Bandung – Transformasi digital di bidang keamanan terus berkembang seiring meningkatnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam sistem pemantauan berbasis kamera pengawas (CCTV). Jika sebelumnya CCTV lebih dikenal sebagai perangkat dokumentasi, kini teknologi AI memungkinkan sistem melakukan analisis otomatis terhadap berbagai kondisi yang berpotensi memerlukan perhatian petugas.

Perkembangan tersebut mendorong hadirnya berbagai platform analisis video berbasis AI. Salah satunya adalah CCTV Guard AI, yang memperkenalkan diri sebagai “CCTV Guard AI pertama di Indonesia” dan mengembangkan sistem analisis video berbasis kecerdasan buatan untuk mendukung fungsi pemantauan keamanan.

Teknologi ini memanfaatkan AI Vision Engine yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur CCTV yang telah tersedia, sehingga sistem pengawasan memperoleh kemampuan analisis tambahan tanpa mengubah fungsi utama kamera sebagai perangkat pemantauan.

Kemampuan Analisis Semakin Beragam

Perkembangan AI membuat sistem pemantauan mampu mengenali berbagai parameter yang sebelumnya hanya dapat diamati secara manual oleh operator. Jenis analisis yang saat ini mulai diterapkan antara lain meliputi:

Deteksi kebakaran atau asap.
Deteksi penyusup yang memasuki area terbatas.
Deteksi aktivitas di luar jam operasional.
Deteksi pencurian.
Deteksi perkelahian atau tindakan agresif.
Deteksi vandalisme.
Deteksi kendaraan yang tidak dikenal.
Deteksi orang yang tidak dikenal melalui fitur pengenalan wajah apabila diaktifkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Deteksi pelanggaran penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di area kerja.
Pemantauan zona terlarang.
Deteksi banjir atau genangan pada lokasi tertentu.

Seluruh hasil analisis tersebut berfungsi sebagai indikasi awal yang selanjutnya memerlukan konfirmasi oleh operator sebelum dilakukan tindak lanjut.

Mendukung Sistem Pengamanan Modern

Di lingkungan yang memiliki banyak titik pengawasan, teknologi AI dinilai dapat membantu mengurangi beban operator dalam melakukan pemantauan terhadap puluhan hingga ratusan kamera secara bersamaan.

Melalui proses analisis otomatis, sistem dapat memberikan notifikasi ketika mendeteksi aktivitas yang telah dikonfigurasi sebagai kondisi yang memerlukan perhatian, sehingga petugas dapat lebih cepat melakukan verifikasi sesuai prosedur operasional.

Pendekatan ini mulai diterapkan pada berbagai sektor seperti kawasan industri, gudang logistik, rumah sakit, perbankan, pusat perbelanjaan, sekolah, perguruan tinggi, pelabuhan, bandara, serta berbagai objek vital lainnya.

Relevansi bagi Lingkungan Polri dan TNI

Dalam konteks pengamanan fasilitas milik negara, perkembangan teknologi AI menjadi salah satu inovasi yang mulai diperhatikan sebagai bagian dari modernisasi sistem keamanan elektronik.

Pada lingkungan yang memiliki banyak titik pengawasan, seperti markas komando, gudang logistik, pusat pendidikan, kawasan operasional, maupun fasilitas strategis lainnya, sistem analisis video dapat membantu memberikan informasi awal kepada operator ketika terdeteksi kondisi tertentu.

Beberapa sistem juga telah mengembangkan kemampuan pencocokan terhadap data identitas yang telah terdaftar secara sah, misalnya untuk mendukung proses identifikasi terhadap terduga Daftar Pencarian Orang (DPO) atau individu lain yang terdapat dalam basis data resmi instansi berwenang. Demikian pula dalam konteks pencegahan tindak pidana terorisme, teknologi AI berfungsi sebagai alat bantu analisis berdasarkan data yang tersedia, sedangkan penetapan status hukum maupun tindakan penegakan hukum tetap menjadi kewenangan aparat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

AI sebagai Pendukung, Bukan Pengganti Personel

Berbagai kalangan menilai bahwa penerapan AI dalam sistem keamanan tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran personel keamanan.

Teknologi ini berfungsi sebagai perangkat pendukung yang membantu proses analisis, penyaringan informasi, dan pemberian peringatan dini. Sementara itu, proses verifikasi, pengambilan keputusan, hingga tindakan operasional tetap berada di tangan petugas sesuai standar operasional prosedur yang berlaku.

Bagian dari Transformasi Digital

Perkembangan teknologi AI menunjukkan bahwa sistem keamanan elektronik terus bergerak dari fungsi dokumentasi menuju sistem yang mampu melakukan analisis secara real-time.

Integrasi AI dengan CCTV menjadi salah satu contoh transformasi tersebut. Kehadiran berbagai platform, termasuk CCTV Guard AI yang mengusung klaim sebagai “CCTV Guard AI pertama di Indonesia”, mencerminkan semakin berkembangnya pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung sistem pemantauan keamanan di berbagai sektor.

Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sistem pengawasan yang lebih adaptif dan responsif, teknologi analisis video berbasis AI diperkirakan akan terus menjadi bagian dari pengembangan sistem keamanan elektronik di masa mendatang.

Dalam kontek ini, Irman Kostaman IT Project Manager Guard CCTV AI ini menuturkan, bahwa negara Cina membuat takjub dunia karena sejak tahun 2011 mulai mengembangkan yg namanya kota “Pintar” . Dimana berbagai kebutuhan kota tsb semuanya Idi-integrasikan melalui perangkat-perangkat teknologi tinggi berbasi AI melalui konsep IOT (Internet of Think). Salah satu-nya melalui perangkat CCTV with AI. “Kami berharap melalui program Guard CCTV AI ini menjadi cikal bakal kota Pintar Indonesia di masa depan, ” demikian Irman mengakhiri penjelasannya kepada crew wartawan Bhayangkara Global News.

Tinggalkan Balasan